Menarik sekali judul berita ‘PKS Punya Agenda Tersembunyi’, karena PKS tidak mau hadir pada pertemuan 15 parpol di Rumah Makan Nyonya Suharti Tendean, Jakarta yangg digagas para politisi Golkar, PDIP, Gerindra, dan Blok Perubahan.
PKS langsung disebut terlalu percaya diri, dan terlalu bodohnyakah. Sebagai partai yang professional PKS mematuhi dan menjalankan prosedur yang ada, yang sudah diatur dalam undang-undang. Karena proses tahapan pemilu sudah jelas disebut dalam undang-undang, Perpu dan lainnya.
Apakah salah PKS tidak hadir dalam suatu acara dimana menurut PKS acara tersebut dipandang tidak punya tujuan yg jelas? Memang tugas semua elemen bangsa ini untuk ikut mensukseskan pemilu.
Termasuk apa yang dilakukan PKS, karena meskipun di sana-sini masih terdapat kekurangan tetapi PKS tetap menghargai dengan memberikan masukan dan kritik tanpa harus melakukan statemen yg sampai harus menunda pemilu dan lainnya.
Memang sebagai partai Dakwah PKS mempunyai agenda tersembunyi, dan sebenarnya tujuan PKS itu sangat mulia, bukan untuk menjadi RI-1 atau RI-2, atau hanya sekedar mencari uang untuk menghidupi anak istri. Kalau cuma seperti itu kader-kader PKS tidak akan mendirikan dan membentuk sebuah partai. Karena dengan jalan mendirikan partai dan berdakwah lewat Partai sekarang in dipandang oleh kader PKS sangat efektif.
Karena kita lihat kebijakan, peraturan dan yang lainnya ditentukan oleh lembaga apa yang namanya DPR. Kalau dilihat dari slogan PKS Bersih, Peduli Profesional bisa diartikan PKS akan menjadikan Pemerintah (eksekutif, yudikatif, kepolisian dll) yg bersih, DPR-DPRD yang bersih, pemerintah yg peduli terhadap nasib rakyatnya. Sehingga tidak ada lagi orang yang mau menerima BLT karena hidup mereka sudah sejahtera, dan menjadikan pemerintah yang profesional dengan menunjuk orang-orang yang berkompeten dibidangnya dan selalu mentaati aturan perundang-undangan yang berada. Tetapi itu semua tidak akan terjadi atau terwujud jika PKS tidak mendapat dukungan dari kita semua.
http://kalipaksi.wordpress.com/2009/03/30/kisah-kurcaca-moncong-putih-dan-kurcaci-pks/
itu artikel tentang kelebihan PKS di mata elit PDI perjuangan
Oleh: sofwan.kalipaksi on April 8, 2009
at 7:41 am
tukeran link yuk?
Oleh: tienra on April 8, 2009
at 12:05 pm
Istri dan keluarga mertua saya milih di Cicendo, saya sendiri di Kabupaten Bogor (keknya gak terdaftar).
Cuma mau persen, berapa pun nanti perolehan suara (caleg2) PKS, berbuatlah demi kebaikan bersama. Adillah sesuai namanya meski terhadap kelompok yang mungkin kita “benci”. Klo gak salah ada ayat Quran yang eksplisit menyebutkan ini.
Saya baru dalam taraf berbagi posting:
http://awamologi.wordpress.com/2009/04/08/kalau-kami-golput-kalian-mau-apa/
Salam.
Oleh: Bahtiar Baihaqi on April 8, 2009
at 2:09 pm
beberapa analisa meralakan PKS semakin kukuh aliansi dengan demokrat dan PKB? kita lihat saja nanti
Oleh: mesin kasir on April 10, 2009
at 7:54 am
Bukan karena ada ‘agenda tersembunyi’, tapi karena PKS dan PDIP seperti air dan minyak. Entahlah kalau nanti Bu Megawati tak lagi memimpin PDIP. Tul kan?
Oleh: Asmar Abdullah on April 10, 2009
at 8:57 am
Akhirnya gak jadi golput dan termasuk dalam golongan “pojok kanan atas”.
http://awamologi.wordpress.com/2009/04/10/ajaib-gak-jadi-golput-demokrat-unggul-rendah-hatilah/
Salam.
(Adik ipar di cicendo juga milih pojok kanan atas)
Oleh: Bahtiar Baihaqi on April 11, 2009
at 6:18 pm
mw orang ngomong apa ttg pks, intinya pks ya ttp pks,,pks beda visi dan misi sama partai yg lain tapi tujuan ttp sama, bangun indonesia menjadi lbh baik, bangkit negeriku harapan itu masih ada
Oleh: luthadr on April 12, 2009
at 6:41 am